Bupati Yusra Alhabsyi: Bolmong Komit Selamatkan 2.279 Hektar Hutan Lewat Koridor Ekologis Muara Pusian

Berita, Bolmong16 Dilihat

MediaBMR.com, KOTAMOBAGU – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi menegaskan komitmen penuh Pemkab Bolmong menjaga kelestarian alam. Komitmen itu diwujudkan lewat pengusulan 2.279,85 hektar Koridor Ekologis Muara Pusian.

Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati saat membuka Lokakarya Finalisasi Dokumen Teknis di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Senin 25/5/2026.

Kegiatan ini difasilitasi Balai TN Bogani Nani Wartabone dan dihadiri BBRMP Sulut, BKSDA, BPDAS, BPKH, BPS, BWS, OPD, Camat, Sangadi, Akademisi, LSM, hingga Mitra Swasta.

“70% Bolmong Adalah Hutan, Itu Nyawa Kami”
Dalam sambutannya, Bupati Yusra menyebut hutan adalah jantung kehidupan masyarakat Bolmong.

“Wilayah Bolmong itu lebih dari 70 persen adalah hutan. Sebagian besar kehidupan masyarakat sangat bergantung pada keberadaan hutan,” ujarnya.

Melihat tekanan eksploitasi & perubahan lingkungan yang meningkat, Bupati menilai Koridor Ekologis Muara Pusian adalah langkah nyata.

“Ini upaya kita meletakkan kembali fungsi hutan. Saya harap forum ini menghasilkan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti demi daerah dan masyarakat,” tegas Yusra.

Sasar Habitat Maleo, Ikon Sulawesi Utara

Koridor Ekologis Muara Pusian disiapkan sebagai penghubung antara Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dengan kawasan penyangga & lindung lain di Bolmong.

Tujuannya jelas: menjaga konektivitas habitat satwa liar, khususnya burung Maleo yang jadi ikon Sulut.

“Maleo harus kita jaga bersama. Koridor ini penting untuk jalur jelajah satwa dan keseimbangan ekosistem,” jelas Kepala Balai TNBNW, Decky Hendra Prasetya.

Dukungan Global untuk Bolmong Hijau

Program ini hasil kolaborasi Pemkab Bolmong, TNBNW, WCS Indonesia. Didukung pendanaan UK FCDO & Global Green Growth Institute (GGGI).

Tahapan sudah komplit: kajian habitat, FGD stakeholder, survei lapangan, hingga sosialisasi 5 desa penyangga pada Oktober 2025.

Decky memastikan: “Setelah lokakarya ini, dokumen penetapan akan segera kami usulkan ke Kementerian.”

Dampak Koridor Ekologis Bagi Masyarakat Bolmong

1. Lingkungan Lestari: Menjaga sumber air, cegah banjir & longsor.
2. Satwa Terlindungi: Habitat Maleo & satwa endemik lain tersambung.
3. Ekonomi Baru: Membuka potensi ekowisata, riset, & green job.
4. Iklim Stabil: Hutan jadi penyangga perubahan iklim daerah.

Bupati Yusra menutup: “Pemkab Bolmong hadir untuk anak cucu. Alam lestari, masyarakat Bolmong sejahtera.” ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *