Gotong Royong Pulihkan Solimandungan, Ali Mamonto Hadir Beri Bantuan Langsung

Berita, Bolmong615 Dilihat

MediaBMR.com, BOLMONG – Lumpur masih tebal menutupi halaman rumah. Potongan kayu dan sisa material banjir bandang berserakan di setiap sudut Desa Solimandungan, Kec. Bolaang.

Di tengah kelelahan 601 warga terdampak, kehadiran Ali Mamonto menjadi titik terang. Direktur PT Global Emas Jaya ini tidak hanya datang meninjau, tapi langsung turun tangan menyalurkan bantuan.

Ratusan Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

Melihat kondisi warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar, Ali Mamonto menginisiasi bantuan kemanusiaan. Ratusan dus air mineral dan makanan siap saji dibagikan langsung kepada korban banjir bandang di wilayah Solimandungan I, II, Baru & Komangaan.

Bantuan diserahkan langsung dari tangan ke tangan kepada warga yang rumahnya masih dipenuhi lumpur tebal dan perabot rusak.

Kehadiran Almont sapaan akrab Ali, disambut haru warga.

“`Terima kasih karena masih ada yang peduli dengan keadaan kami`,” ujar salah satu warga dengan mata berkaca-kaca.

Tergerak Karena Kepedulian, Bukan Citra

Banjir bandang Rabu 27 Mei 2026 akibat luapan Sungai Botuk melumpuhkan aktivitas warga. 134 rumah terdampak, 44 balita, 50 lansia & 3 bumil menjadi kelompok rentan.

Menurut Ali Mamonto, bantuan yang diberikan memang tidak bisa mengganti seluruh kerugian.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu warga yang saat ini membutuhkan uluran tangan,” kata Ali di lokasi bencana.

Bagi Ali, hadir di tengah masyarakat saat susah adalah bentuk tanggung jawab sosial. PT Global Emas Jaya berkomitmen untuk terus berbagi dan peduli kepada masyarakat Bolaang Mongondow, khususnya saat tertimpa musibah.

Harapan Baru di Balik Duka

Di lokasi, suasana gotong royong masih terus berlangsung. TNI, Polri, Pemkab Bolmong, relawan & masyarakat bahu-membahu membersihkan lumpur.

Bantuan dari Ali Mamonto menjadi simbol bahwa di balik duka, masih ada harapan, masih ada kepedulian.

Kehadiran pengusaha muda Bolmong ini diharapkan bisa menginspirasi pihak lain untuk turut membantu percepatan pemulihan warga Solimandungan.

Di tengah suara alat berat dan tumpukan lumpur, satu hal yang pasti: warga tidak sendiri. Masih ada tangan-tangan yang siap membantu mereka bangkit kembali. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *